
SMP Frater Mamasa mulai melakukan uji coba sistem absen digital pada Kamis, 12 Maret 2026.
UJi Coba Absensi Digital di Gerbang Sekolah
Spefra-
Kamis, 12 Maret 2026, SMP Frater Mamasa terus bertransformasi mengikuti
perkembangan zaman. SMP Frater Mamasa mulai melakukan uji coba sistem absen
digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan
kehadiran siswa. Program ini mulai diterapkan pada hari Kamis, 12 Maret 2026,
dan melibatkan seluruh siswa serta tenaga pendidik di lingkungan sekolah.
Mengapa Beralih ke Digital?
Kepala SMP Frater Mamasa, Fr. Wempi, HHK menjelaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar gaya-gayaan, melainkan kebutuhan mendesak untuk efisiensi sekolah. Beberapa keunggulan sistem baru ini meliputi: kecepatan daya yaitu data kehadiran langsung masuk ke database sekolah dalam hitungan detik. Pantauan orang tua yaitu menghindari praktik "titip absen" atau bolos, karena sistem dapat mengirimkan notifikasi ke perangkat wali murid, Eco-Friendly yaitu mengurangi penggunaan kertas (paperless) secara signifikan setiap bulannya.
Pada
tahap uji coba ini, siswa melakukan absensi menggunakan kartu pelajar dan perangkat yang telah disediakan oleh sekolah.
Guru dan staf juga memantau langsung proses penggunaan sistem tersebut guna
memastikan bahwa aplikasi berjalan dengan baik.
Antusiasme
Siswa
Meskipun
sempat terjadi antrean singkat karena beberapa siswa masih menyesuaikan posisi
pemindaian (scanning), proses uji coba secara keseluruhan berjalan
kondusif.
"Tadi
sempat bingung sedikit posisinya, tapi ternyata cepat sekali. Lebih keren saja
rasanya kalau absen pakai scan begini," ujar salah satu siswa kelas VII
yang ditemui setelah melakukan uji coba.
Beberapa siswa juga mengaku antusias dengan penerapan teknologi ini karena dinilai lebih praktis dan modern. Selain itu, sistem absen digital juga memungkinkan pihak sekolah untuk memantau kehadiran siswa secara lebih cepat dan transparan.
Pihak
sekolah berharap setelah masa uji coba selesai, sistem ini dapat diterapkan
secara penuh dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Jika berjalan dengan
baik, absen digital diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju digitalisasi
administrasi sekolah di SMP Frater Mamasa.(TIM)