
Sekolah ini sudah menjadi rumah kedua bagi saya. Di sini saya didukung untuk mengembangkan potensi diri dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Saya belajar bahwa sekolah bukan hanya tentang mengejar nilai, tetapi juga tentang membentuk akhlak
Ika Sang Juara
Spefra – Di balik gerbang SMP Frater
Mamasa, sebuah cerita inspiratif kembali lahir. Tahun ajaran 2025/2026 menjadi
saksi bisu atas dedikasi seorang siswi bernama lengkap Prastuti Mandalika
Tekkay. Gadis remaja yang akrab disapa Ika ini baru saja menorehkan tinta emas
dengan meraih predikat nilai tertinggi di seluruh tingkatan pada Asesmen
Sumatif Tengah Semester (ASTS) Genap. Puncak prestasi ini bukanlah sebuah
kebetulan, melainkan hasil dari ketekunan panjang yang ia bangun sejak pertama
kali melangkah di sekolah ini.
Siswi yang sementara duduk di bangku kelas VIII Don Bosco ini
merupakan perwujudan nyata dari perpaduan kecerdasan akademik dan karakter
kepemimpinan yang kuat. Lahir di Makassar pada 31 Mei 2012, putri bungsu dari
pasangan Bapak Musa Tekkay dan Ibu Yulindra Eysentia ini telah menunjukkan
konsistensi belajar yang mengagumkan sejak awal masa sekolahnya.
Tradisi Juara dan Jiwa Kepemimpinan
Prestasi sebagai peraih nilai
tertinggi ASTS kali ini bukanlah hal yang mengejutkan bagi rekan-rekan
sejawatnya. Ika memiliki rekam jejak akademik yang sangat impresif, di mana ia
secara berturut-turut meraih Peringkat 1 Umum sejak kelas VII (Semester Ganjil
& Genap) hingga kelas VIII (Semester Ganjil). Tak hanya di dalam kelas,
kecintaannya pada buku membawanya meraih Juara 2 Lomba Duta Baca Tingkat
Wilayah.
Namun, sosok Ika bukanlah tipe
siswa yang hanya terpaku pada buku teks. Di organisasi sekolah, ia dipercaya
mengemban amanah sebagai Wakil Ketua OSIS SMP Frater Mamasa Periode 2025/2026.
Keseimbangan antara prestasi akademik dan kemampuan berorganisasi ini
menjadikannya sosok yang inspiratif di mata guru dan teman-temannya.
Inspirasi dari Sang Ilmuwan dan
Bakti untuk Sesama
Ika menjadikan fisikawan ternama, Stephen
Hawking, sebagai tokoh inspiratifnya. Keteguhan Hawking dalam menembus batas
keterbatasan fisik memotivasi Ika untuk mengejar cita-cita mulianya: menjadi
seorang Ahli Bedah. Ia meyakini bahwa dengan ilmu kedokteran, ia dapat
memberikan kebermanfaatan nyata bagi sesama manusia di masa depan.
Dalam kesehariannya di Jl. Anoa No. 3, Mamasa, Ika tetaplah seorang remaja yang bersahaja. Ia gemar mengisi waktu luang dengan membaca novel, menonton film, hingga aktivitas hangat seperti membuat kue bersama sang mama. Baginya, keseimbangan antara belajar dan menjalankan hobi adalah kunci menjaga kebahagiaan.
Kesan untuk Rumah Kedua
Bagi Ika, SMP Frater Mamasa adalah
tempat pertumbuhan yang istimewa.
"Sekolah ini sudah menjadi
rumah kedua bagi saya. Di sini saya didukung untuk mengembangkan potensi diri
dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Saya belajar bahwa sekolah bukan
hanya tentang mengejar nilai, tetapi juga tentang membentuk akhlak," ungkapnya dengan tulus.
Ika berharap, SMP Frater Mamasa
akan terus menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh siswa untuk berani mencoba
hal baru dan menjadi generasi yang unggul. Dengan motto hidup "Berani
mencoba adalah langkah awal menuju kesuksesan," Ika telah membuktikan
bahwa keberanian yang dibarengi doa dan kerja keras akan membuahkan hasil yang
manis.
Selamat kepada Ika! Semoga prestasi
ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa-siswi SMP Frater Mamasa untuk terus
berprestasi dan mengharumkan nama sekolah. (TIM)