
Siswa SMP Frater Mamasa mengikuti kegiatan literasi keuangan yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Sulselbar. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini.
Penyerahan Secara Simbolis Buku Tabungan dari Bank Sulserbar
Spefra, Kamis, 25 September 2025, Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda, Bank Sulselbar bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar kegiatan edukasi keuangan kepada para siswa di SMP Frater Mamasa, Kamis (25/09).
Kegiatan
ini dihadiri oleh ratusan siswa kelas VII dan VIII yang antusias mengikuti
pemaparan materi tentang pentingnya menabung, pengenalan lembaga keuangan,
serta cara mengelola uang secara bijak sejak usia dini. Kegiatan berlanjut
dengan penyerahan buku tabungan secara simbolis dari Bank Sulselbar Cabang
Mamasa kepada perwakilan siswa. Penyerahan ini sekaligus menandai dimulainya
program tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) di SMP Frater Mamasa.
Dalam sambutannya, Aldi Mulyadi sebagai perwakilan
dari Bank Sulselbar pusat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari
program inklusi keuangan nasional yang bertujuan untuk membentuk generasi muda
yang cerdas finansial.“Kami ingin menanamkan kebiasaan positif dalam mengelola
keuangan kepada adik-adik pelajar sejak dini. Harapannya, mereka bisa lebih
bijak dalam menggunakan uang saku, memahami pentingnya menabung, dan mengenal
lembaga keuangan formal seperti bank,” ujarnya.
Selanjutnya, Kepala Sekolah SMP Frater Mamasa, Fr. Wempirius Mauk, HHK menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala. “Kami sangat gembira dengan kegiatan ini karena edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa kami. Mereka tidak hanya mendapatkan ilmu dari buku, tetapi juga wawasan praktis yang akan berguna dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Kornelius, staf senior OJK dalam
paparannya menyampaikan materi mengenai dasar-dasar literasi keuangan, termasuk
perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung sejak dini, serta pengenalan produk-produk jasa keuangan
resmi. Dia juga menekankan bahaya dan modus operandi dari pinjaman online (pinjol) ilegal
dan investasi bodong yang marak terjadi. Paparan materi terakhir disampaikan
oleh Amelia, staf Bank Sulselbar Cabang Mamasa tentang produk bank Sulselbar
serta persyaratan yang perlu dipenuhi oleh nasabah untuk bergabung.
Kegiatan ditutup dengan kuis interaktif dan
pembagian hadiah menarik kepada siswa yang aktif bertanya dan menjawab
pertanyaan. Para siswa pun tampak senang dan bersemangat mengikuti seluruh rangkaian
kegiatan.
Dengan
adanya kegiatan ini, diharapkan siswa SMP Frater Mamasa memiliki bekal
pengetahuan yang kuat untuk mengelola keuangan mereka secara bijak di masa
depan. Pengetahuan dasar tentang menabung, mengenal lembaga keuangan, hingga
memahami pentingnya perencanaan keuangan sejak dini akan menjadi fondasi bagi
mereka untuk menghadapi tantangan di masa yang akan datang. (JAM/NDN/BDH/ADP/SBT/SNS)