
SMP Frater Mamasa pada Senin, 13 April 2026 melaksanakan upacara bendera yang dihadiri oleh ketua Yayasan Taman Tunas
SMP Frater Mamasa: Harmoni
Disiplin, Kepedulian, dan Alam
Spefra – Senin, 13 April 2026, Suasana
khidmat menyelimuti lapangan upacara SMP Frater Mamasa pada Senin pagi, 13
April 2026. Di bawah langit cerah Mamasa, seluruh siswa, guru, dan staf pegawai
mengikuti upacara bendera rutin yang kali ini terasa lebih istimewa dengan
kehadiran Ketua Yayasan Taman Tunas sebagai Pembina Upacara.
Apresiasi
untuk Petugas Upacara
Dalam
amanatnya, Ketua Yayasan Taman Tunas mengawali dengan memberikan apresiasi yang
tinggi kepada seluruh perangkat upacara. Beliau memuji ketangkasan dan
keseriusan para siswa yang bertugas, mulai dari tim pengibar bendera hingga
pemimpin upacara.
"Hari ini saya menyaksikan sebuah kedisiplinan yang luar biasa. Jalannya upacara begitu hikmad karena setiap petugas menjalankan tanggung jawabnya dengan sangat baik. Ini adalah cermin dari karakter petarung dan jiwa yang terdidik," ujar beliau di hadapan peserta upacara.
Dua
Agenda Besar Yayasan: Kemanusiaan dan Ekologis
Selain
memberikan pujian, Ketua Yayasan juga memanfaatkan momentum tersebut untuk
menyosialisasikan dua program strategis yang tengah digalakkan oleh yayasan:
· Gerakan
Dana Van Roessel
Program
ini merupakan wujud kepedulian sosial yayasan yang ditujukan khusus untuk
membantu siswa-siswi yang memiliki keterbatasan ekonomi. Melalui dana ini,
yayasan berkomitmen agar tidak ada siswa di SMP Frater Mamasa yang terhambat
pendidikannya hanya karena persoalan biaya.
· Program
Ekologis Sekolah
Beliau
juga menekankan pentingnya kesadaran lingkungan. Program ini mencakup dua fokus
utama: menjaga kebersihan lingkungan sekolah secara konsisten serta melakukan
penataan keindahan taman dan fasilitas sekolah. Tujuannya adalah menciptakan
ekosistem belajar yang asri, nyaman, dan sehat bagi seluruh warga sekolah.
Menuju
Sekolah Berkarakter
Menutup
arahannya, Ketua Yayasan mengajak seluruh elemen sekolah untuk bersinergi dalam
menyukseskan program-program tersebut. Beliau berharap SMP Frater Mamasa tidak
hanya unggul dalam prestasi akademik dan kedisiplinan baris-berbaris, tetapi
juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dan pelestarian lingkungan.
Upacara
pun berakhir dengan tertib, meninggalkan pesan mendalam bagi para siswa tentang
pentingnya empati melalui Dana Van Roessel dan tanggung jawab menjaga bumi dari
lingkungan sekolah sendiri. (TIM)