SMP Frater Mamasa Gelar Asesmen Berbasis Digital

SMP Frater Mamasa Gelar ASAT Kelas IX serta ASTSG Kelas VII dan VIII Berbasis Digital pada Tanggal 9 - 13 Maret 2026

Suasan Ujian di Ruang Komputer SMP Frater Mamasa

Spefra – Selasa, 10 Maret 2026, Suasana khidmat menyelimuti SMP Frater Mamasa sejak Senin pagi. Ratusan siswa tampak fokus menatap layar perangkat mereka masing-masing. Mulai tanggal 9 hingga 13 Maret 2026, SMP Frater Mamasa secara serentak melaksanakan dua agenda besar: Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) untuk kelas IX serta Asesmen Sumatif Tengah Semester Genap (ASTS) bagi kelas VII dan VIII.

Ada yang berbeda dari ujian konvensional pada umumnya. Sejalan dengan perkembangan teknologi, SMP Frater Mamasa konsisten menerapkan sistem berbasis digital. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi, akurasi penilaian, serta membiasakan siswa dengan ekosistem digital yang sehat.

Dalam pelaksanaannya, seluruh siswa mengerjakan soal ujian menggunakan perangkat digital seperti computer sekolah maupun telepon pintar yang terhubung dengan sistem ujian yang telah disiapkan oleh pihak panitia. Metode ini memungkinkan proses ujian berjalan lebih efisien, cepat, serta meminimalkan penggunaan kertas.

Kegiatan asesmen berlangsung dengan tertib di ruang ujian masing-masing dengan pengawasan guru sebagai pengawas ujian. Sebelum pelaksanaan ujian, siswa telah diberikan pengarahan mengenai tata tertib dan cara penggunaan sistem ujian digital agar proses pengerjaan soal dapat berjalan dengan lancar.

Asesmen Sumatif Akhir Tahun bagi siswa kelas IX menjadi bagian penting dalam menilai capaian pembelajaran mereka selama menempuh pendidikan di tingkat SMP. Sementara itu, Asesmen Tengah Semester bagi siswa kelas VII dan VIII bertujuan untuk mengukur perkembangan belajar siswa selama setengah semester berjalan.

Kepala SMP Frater Mamasa dalam sebuah wawancara singkat, menyampaikan bahwa penerapan asesmen berbasis digital merupakan langkah menuju transformasi pembelajaran yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain memudahkan proses koreksi dan pengolahan nilai, sistem digital juga membantu meningkatkan keterampilan literasi teknologi bagi siswa.

Selama lima hari pelaksanaan asesmen, kegiatan diharapkan berjalan dengan lancar dan siswa menunjukkan sikap disiplin serta tanggung jawab dalam mengikuti ujian. Sekolah berharap hasil asesmen ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran serta mendorong siswa agar terus berprestasi dalam bidang akademik. (TIM)

LINK TERKAIT