
SMP Frater Mamasa menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Tenaga Perpustakaan pada Jumat, 16 April 2026
Spefra– Jumat, 16 April 2026 – Dalam upaya bertransformasi menuju perpustakaan sekolah yang modern dan literat, SMP Frater Mamasa menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Tenaga Perpustakaan. Kegiatan strategis ini merupakan hasil kolaborasi apik antara pihak sekolah dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Mamasa.
Workshop
ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah
Kabupaten Mamasa, Muhammad Nawir, S.Ag., M.Si. Dalam sambutannya, beliau
menegaskan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat sumber
belajar yang mendukung proses pendidikan. Oleh karena itu, tenaga perpustakaan
dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi, terutama di tengah perkembangan
teknologi dan kebutuhan literasi yang semakin kompleks. Dan yang bertindak
sebagai nara sumber adalah staf dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah
Kabupaten Mamasa.
Kepala
SMP Frater Mamasa, Fr. Wempi, HHK dalam sambutannya turut menyampaikan rasa
terima kasih dan apresiasi atas dukungan serta kolaborasi yang telah terjalin
dengan baik bersama dinas terkait. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi
ajang peningkatan kapasitas, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat
peran perpustakaan sebagai jantung pendidikan di sekolah.
Selama
workshop berlangsung, para peserta yang terdiri dari tenaga perpustakaan dan
guru mengikuti berbagai sesi materi yang menarik dan aplikatif. Materi yang
disampaikan mencakup pengelolaan perpustakaan yang efektif, penataan koleksi,
peningkatan layanan kepada pemustaka, hingga pemanfaatan teknologi informasi
dalam sistem perpustakaan modern.
Tidak hanya mendengarkan paparan materi, peserta juga diajak untuk terlibat aktif dalam diskusi dan praktik langsung, sehingga suasana kegiatan terasa hidup dan interaktif. Berbagai pengalaman dan tantangan yang dihadapi di lapangan turut dibahas bersama untuk menemukan solusi yang relevan dan inovatif.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan tenaga perpustakaan di lingkungan sekolah, khususnya
di Kabupaten Mamasa, semakin profesional, kreatif, dan adaptif dalam mengelola
perpustakaan. Dengan demikian, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat
penyimpanan buku, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menyenangkan dan mampu
menumbuhkan budaya literasi di kalangan siswa.
Workshop ini menjadi salah satu langkah nyata SMP Frater Mamasa dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan pemerintah daerah dalam membangun generasi yang literat dan berdaya saing. (TIM)