
Dua orang siswa SMPS Frater Mamasa, Elar dan Jeremi, memilih untuk tidak langsung pulang setelah kegiatan belajar mengajar berakhir. Mereka meluangkan waktu sepulang sekolah untuk merawat tanaman di taman sekolah sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya kecil menjaga kelestarian bumi.
Elar dan Jeremi mencabut gulma di dalam pot bunga
Spefra- Sabtu, 13 September 2025, Upaya sekolah dalam membangun kesadaran berbudaya ekologis yang merupakan salah satu bagian dari visi sekolah, kini mulai berdampak pada kegiatan yang dilakukan oleh para siswa/i di setiap waktu luang mereka, seperti memungut sampah, menanam serta merawat tanaman di lingkungan sekolah.
Dua orang siswa kelas VIII, yang bernama Elar dan Jeremi melakukan kegiatan merawat tanaman sepulang sekolah. Seusai kegiatan belajar mengajar, keduanya memilih untuk tetap tinggal di lingkungan sekolah dan menghabiskan waktu di taman sekolah. Mereka terlihat menyiram bunga, mencabut rumput liar, serta menata pot agar tampak rapi. Kegiatan ini menjadikan suasana sekolah lebih hijau, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Elar menuturkan bahwa alasan mereka merawat tanaman adalah untuk menghijaukan sekolah. “Kami merawat tanaman supaya sekolah jadi lebih rindang dan indah. Kalau sekolah hijau, belajar juga terasa lebih semangat,” ujarnya. Senada dengan itu, Jeremi menambahkan bahwa manfaat merawat tanaman tidak hanya untuk sekolah, melainkan juga untuk bumi. “Tanaman ini bisa menghasilkan oksigen. Jadi, kalau kita rajin merawatnya, bukan hanya sekolah yang segar, tetapi juga ikut menambah persediaan oksigen di bumi,” tuturnya dengan semangat.
“Kegiatan
sederhana yang dilakukan Elar dan Jeremi menunjukkan bahwa kepedulian terhadap
lingkungan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang sederhana. Menjaga kelestarian
alam tidak harus dimulai dengan langkah besar, melainkan dari kebiasaan kecil
yang dilakukan secara konsisten. Dengan semangat merawat tanaman, siswa lain
diharapkan ikut termotivasi untuk mencintai lingkungan dan berkontribusi
menjaga bumi tetap hijau.” Tegas Elar dan Jeremi (JAM/JM/BDH/AAP)