Mengukur Nalar dan Karakter: Intip Keseruan Pelaksanaan TKA di SMP Frater Mamasa

Senin, 6 April 2026, SMP Frater Mamasa secara resmi menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026

Pelaksanaan TKA Hari 1

Spefra –  Senin, 6 April 2026, Suasana di kompleks SMP Frater Mamasa tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi hari, para siswa kelas IX telah bersiap dengan seragam rapi dan wajah penuh konsentrasi. Mulai hari ini, Senin (06/04/2026), SMP Frater Mamasa secara resmi menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun  2026 yang dijadwalkan berlangsung hingga 14 April 2026 mendatang.

Pelaksanaan TKA ini bukan sekadar ujian rutin, melainkan sebuah instrumen penting untuk memotret kompetensi mendasar siswa dalam bidang literasi dan numerasi, sekaligus mengevaluasi iklim belajar di lingkungan sekolah.

Manajemen Gelombang dan Efisiensi Waktu

Mengingat jumlah peserta didik yang cukup besar, panitia pelaksana membagi ujian ke dalam tiga gelombang utama. Kebijakan ini diambil guna memastikan setiap siswa mendapatkan fasilitas perangkat komputer yang memadai dan suasana ruang ujian yang kondusif.

Setiap gelombang menampung 40 peserta yang terbagi ke dalam dua sesi pengerjaan setiap harinya: sesi pertama dimulai pukul 08.00 hingga 09.45 WITA dan sesi kedua dimulai pukul 10.15 hingga 12.00 WITA.

Terdapat jeda selama 30 menit di antara kedua sesi yang digunakan panitia untuk melakukan sterilisasi ruangan dan pengecekan kembali sistem jaringan agar sesi berikutnya berjalan tanpa kendala teknis.

Struktur Ujian: Menguji Nalar dan Karakter

Setiap siswa mengikuti tes selama dua hari berturut-turut. Pada hari pertama, konsentrasi siswa diuji melalui materi Matematika dan Numerasi. Sebanyak 30 soal tantangan harus diselesaikan dalam waktu 75 menit. Tak hanya soal hitungan, siswa juga diminta mengisi Survei Karakter selama 20 menit untuk memetakan sikap, nilai-nilai, dan kebiasaan yang mencerminkan profil pelajar pancasila.

Memasuki hari kedua, fokus ujian beralih ke kemampuan Bahasa Indonesia dan Literasi. Sama seperti hari sebelumnya, siswa dihadapkan pada 30 soal yang menguji daya nalar membaca selama 75 menit, kemudian ditutup dengan Survei Lingkungan Belajar selama 20 menit. Survei ini menjadi sangat krusial bagi pihak sekolah untuk mendapatkan umpan balik mengenai kualitas proses belajar mengajar dari sudut pandang siswa.

Menjunjung Tinggi Integritas dengan Pengawasan Silang

Salah satu poin penting dalam pelaksanaan TKA di tahun ini adalah penerapan sistem pengawasan silang antar sekolah. Langkah ini diambil sebagai komitmen sekolah dan pemerintah dalam menjunjung tinggi nilai kejujuran dan objektivitas. Dengan kehadiran tenaga pendidik dari sekolah mitra sebagai pengawas, diharapkan hasil yang diperoleh benar-benar murni dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kesiapan Sarana dan Prasarana 

Keberhasilan pelaksanaan TKA ini tidak lepas dari dukungan infrastruktur digital yang memadai. SMP Frater Mamasa telah menyiagakan ruang laboratorium komputer yang representatif dengan spesifikasi perangkat yang sesuai standar ujian nasional. Selain ketersediaan unit komputer yang prima, pihak sekolah juga telah memastikan stabilitas jaringan internet dan cadangan daya listrik guna mengantisipasi gangguan teknis selama durasi pengerjaan soal 75 menit di setiap sesi. Fasilitas ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam menghadirkan kenyamanan dan ketenangan bagi siswa saat berhadapan dengan soal-soal literasi dan numerasi.

Pelaksanaan TKA ini diharapkan tidak hanya menjadi tolok ukur akademik bagi siswa kelas IX sebelum mereka melangkah ke jenjang pendidikan menengah atas, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi SMP Frater Mamasa untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik di Kabupaten Mamasa. (TIM)

LINK TERKAIT