
SMP Frater Mamasa resmi menyambut kepemimpinan baru di bawah Frater Wempi sekaligus menerapkan pendekatan pembelajaran terbaru yang diperkenalkan oleh pengurus Yayasan Taman Tunas. Nilai dasar Fraternitas, Humilitas, dan Perseverantia kembali ditegaskan sebagai dasar seluruh kegiatan belajar.
Paparan Materi dari Pengurus Yayasan
Spefra
– Kamis, 28 September 2025. Pengurus Yayasan Taman Tunas melaksanakan kegiatan
sosialisasi di SMP Frater Mamasa dengan tujuan memperkenalkan arah pengembangan
pendidikan sekaligus menegaskan pentingnya menghidupi visi dan misi yayasan.
Acara ini dihadiri oleh pengurus yayasan, para guru, serta Kepala Sekolah baru,
Frater Wempi.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Yayasan yang menyampaikan tentang penerapan pendekatan baru pembelajaran mendalam (Deep Learning). Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pendekatan yang baru harus selaras dengan visi dan misi Yayasan Taman Tunas, yang tertuang dalam motto sekolah frater yaitu Fraternitas (persaudaraan), Humilitas (kerendahan hati), dan Perseverentia (ketekunan). Nilai-nilai ini tidak hanya menjadi semboyan, tetapi juga harus diwujudkan dalam keseharian siswa dan seluruh civitas akademika.
Ketua
Yayasan menegaskan bahwa pendidikan seharusnya tidak berhenti pada pencapaian
akademik, melainkan juga membentuk pribadi siswa yang berkarakter, mampu hidup
dalam persaudaraan, rendah hati, serta tekun menghadapi tantangan.
Selanjutnya,
Sekretaris Yayasan Fr. Rafael Pito memaparkan tren pendidikan dan strategi
penerimaan peserta didik baru. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas
pendidikan agar SMP Frater Mamasa semakin dipercaya masyarakat. Menurutnya,
penguatan nilai karakter dan konsistensi mutu akan menjadi daya tarik
tersendiri bagi calon siswa baru.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah baru, Frater Wempi, juga menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan semangat pelayanan pendidikan di SMP Frater Mamasa. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara yayasan, guru, dan seluruh civitas sekolah untuk menghadirkan pendidikan yang unggul. “Saya berharap kita bersama-sama menghidupi nilai yayasan dalam setiap proses belajar, sehingga anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang cerdas sekaligus berkarakter,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan diskusi reflektif bersama guru yang
membahas penerapan nilai-nilai yang diperjuangkan yayasan dalam pembelajaran
sehari-hari. Diskusi berjalan penuh semangat dan menghasilkan berbagai gagasan
baru.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan komitmen bersama untuk
mengimplementasikan pendekatan baru, memperkuat strategi penerimaan siswa baru,
serta menghidupi nilai Fraternitas, Humilitas, dan Perseverantia dalam seluruh
kegiatan sekolah. (JAM/BDH/NDN)