Confidence in Every Step

"Jangan pernah pesimis. Sekalipun kompetitor kita terlihat jauh di atas, tetaplah percaya diri. Just believe!"

Kenneth Bersama Wali Kelasnya

Spefra – Nama Kenneth Blessing Romero mungkin baru di telinga sebagian orang, namun bagi keluarga besar SMP Frater Mamasa, ia adalah bukti nyata bahwa nyali dan kerja keras tidak mengenal usia. Gadis kelahiran 14 Januari 2013 ini baru saja menorehkan sejarah dengan terpilih sebagai Duta SMP Frater 2025, sebuah pencapaian yang bahkan membuatnya sendiri terkejut. Torehan prestasi gadis yang akrab disapa Kenneth ini adalah representasi semangat muda yang membuktikan bahwa usia dan status sebagai adik kelas bukanlah penghalang untuk bersinar. Terpilih sebagai Duta SMP Frater Mamasa 2025, siswi kelahiran Mamasa ini membawa energi positif dan kepercayaan diri yang luar biasa bagi seluruh warga sekolah. 

"Jangan pernah pesimis. Sekalipun kompetitor kita terlihat jauh di atas, tetaplah percaya diri. Just believe!"

Melampaui Ekspektasi

Menjadi yang termuda di antara para kandidat kakak kelas yang berbakat tak membuat nyali Kenneth ciut. Dengan latar belakang sebagai Juara Umum SD dan peserta OSN IPA, Kenneth membawa bekal akademik yang kuat. Namun, bukan hanya otak yang ia tonjolkan; kemampuannya dalam menari, menyanyi, dan menggambar memberikan warna tersendiri pada pesonanya sebagai duta.

"Jujur, saya sempat merasa tidak menyangka. Bersaing dengan kakak-kakak kelas yang pintar dan cantik itu tantangan besar. Tapi saya belajar bahwa menyerah bukan solusi yang tepat," ujar bungsu dari tiga bersaudara pasangan Bapak Joni Sambokaraeng dan Ibu Tasik Karaeng ini.

Keseharian yang Membumi

Di balik sorotan lampu panggung, Kenneth adalah sosok putri yang berbakti. Tinggal di Kole Kamiri, Desa Rambu Saratu, Mamasa, aktivitas hariannya tak lepas dari membantu orang tua membersihkan rumah selepas sekolah. Kedisiplinan inilah yang membentuk karakternya hingga bercita-cita menjadi seorang Pengusaha sukses di masa depan, terinspirasi oleh sosok Kang Dedi Mulyadi (H. Dedi Mulyadi, S.H). Ia percaya bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, impian tersebut dapat terwujud. Prinsip hidupnya, “Menyerah bukan solusi yang tepat,” selalu ia pegang teguh dalam menghadapi berbagai tantangan.

Kenneth mengajarkan kita bahwa kerendahan hati adalah kunci. Meski kini menyandang gelar Duta Sekolah, ia tetaplah pribadi yang hangat. Pesannya bagi seluruh siswa sangat jelas: Keep confidence and just believe! Jika Kenneth bisa menembus batas keraguannya, maka kita pun bisa. (TIM)

LINK TERKAIT